Tugas Metode Ilmiah


Tugas Metode Ilmiah mengenai rumusan masalah dan teori dalam metode ilmiah dapat dituliskan dalam comment post ini.

 

Thanks,

8 comments on “Tugas Metode Ilmiah

  1. NAMA KELOMPOK :
    DESY AYANGSARI D1B010083
    DIAJENG EKI DESTIUTARI D1B010072
    ATIKA NOVERLIA D1B010069
    NANDA NOPIA DEWI D1B010062
    EVI ERISKA D1B010045
    ZUWAI RIA D1B010046

    JUDUL SKRIPSI : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT HARGA YANG DITERIMA PETANI BERMITRA DA PETANI TIDAK BERMITRA ADA PT. BRAHMA BINA BAKTI KABUPATEN MUARO JAMBI
    OLEH SARAH ERYA

    TUGAS I :

    a. dalam skripsi sudahini terdapat 2 rumusan masalah yang sudah jelas.
    b.bobot dimensi operasioal yang dalam masalah ini sudah cukup jelas sehingga dapat menentukan rumusan masalah.
    c. tidak, karena hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena perlu adanya diperlukan kebenarannya. sedangkan masalah penelitian di skripsi ini sudah dapat teruji keenarannya yang disebut dengan teori.
    d. ya, karena data-data tersebut dapat terlihat dengan jelas dalam skripsi dan sudah dicantumkan juga sumber data tersebut.
    e. dapat, karena pada skripsi ii penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif.
    f. sudah pasti bisa, karena statistik bukan sesuat yang berkenaan dengan data yang tidak pasti sehingga dapat memberi peluang pada peneliti untuk meneliti menggunakan alat analisis statistk dan dalam yang skripsi ini masalah diselesaikan dengan merencanakan, mengumpulkan,menganalisis, mengiterperstasi dan mempresentasikan dta tersebut.

    TUGAS II :
    a. penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan, menyusun dan meringankan info tentang hal yang menjadi fokus penelitian.
    b. teori, permintaan, yaitu teori yang menggambarkan bagaimana permintaan perusahaan terhadap bahan mentah kepada petani yang bermitra dan tidak bermitra.
    c. metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif yang dimana masalah tersebut dibahas menggunakan tabel sehingga dapat diteliti dengan alat analisis statistik.

  2. nama kelompoKJ :
    RENO ANDELA : D1B010056
    RICKI ALHADAD : D1B010065
    ARI YUDA KARTIKA : D1B010054

    JUDUL SKRIPSI :PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR TNF DAN PUPUK KANDANG KERBAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG

    TUGAS 1
    a. dalam skiripsi andila terdapat 2 rumusan masalah.
    b. dalam masalah ini sudah cukup jelas sehingga dapat menentukan rumusan masalah.
    c. tidak, karena masalah penelitian di skripsi ini sudah dapat teruji keenarannya yang disebut dengan teori.
    d. ya, karena masalah tersebut dapat terlihat dengan jelas dalam skripsi dan sudah dicantumkan sumber data tersebut.
    e. dapat, karena pada skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif.
    f. bisa, karena dalam skripsi ini masalah diselesaikan dengan merencanakan, mengumpulkan,menganalisis, mengiterperstasi dan mempersentasikan data tersebut.

    TUGAS II :
    a. penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif
    b. teori yang digunakan yaitu teori permintaan,
    c. metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif

  3. AJI SETYA PRAMESWARA D1B010064
    ANDRI TIMOTY PANJAITAN D1B107031
    DONI RESTU UTAMA D1B010060
    HARU TANDURO SUTOMO D1B010071
    MUHAMMAD FIKRI SIREGAR D1B010052
    RANDI PERNANDA D1B010077

    Judul Skripsi “Analisis Usahatani dan Pemasaran Pepaya di Kabupaten Muaro Jambi”.

    – Rumusan masalahnya memiliki batasan yang jelas ( Penelitiannya difokuskan kepada kegiatan produksi, faktor produksi dan pemasaran satu tanaman saja yaitu tanaman pepaya serta lokasi yang dibatasi yaitu Kabupaten Muaro Jambi)
    – Dari segi bobot dimensi operasional, kegiatan penelitian ini dapat dengan mudah dilaksanakan dan memerlukan waktu yang relatif singkat, hanya terbatas pada pengumpulan data dari petani hingga produk sampai di pasar.
    – Masalah penelitiannya dapat dihipotesiskan ( Semakin banyak lembaga pemasaran yang terlibat maka keuntungan yang didapat oleh petani akan semakin sedikit, kemudian dari situ bisa dilakukan pendugaan terhadap tingkat kelayakan usahatani pepaya di Kabupaten Muaro Jambi)
    – Sumber data yang dapat digunakan antara lain petani, tengkulak, pedagang pengumpul, pedagang pengecer dan dari orang yang terlibat dalam kegiatan pemasaran buah pepaya di Kabupaten Muaro Jambi.
    – Penelitian dapat dilakukan menggunakan alat ukur yang jelas misalnya : biaya produksi petani, harga produk yang diterima petani, harga pada tiap-tiap lembaga pemasaran dan marjin yang ditimbulkan.
    – Penelitian termasuk penelitian penjelasan (explanation), informasi yang telah didapat dari kegiatan penelitian diberikan penjelasan mengapa hal tersebut terjadi dan apa akibat dari terjadinya hal tersebut.
    – Teori yang dapat digunakan untuk mempermudah kegiatan penelitian diantaranya teori produksi, teori keuntungan mutlak, teori persaingan harga dan teori pemasaran.
    – Penelitian ini menggunakan gabungan dari metode kuantitatif dan metode kualitatif. Metode kuantitatif digunakan pada pengukuran biaya produksi, harga di tiap lembaga pemasaran dan marjin dari tiap-tiap lembaga pemasaran. Metode kualitatif digunakan untuk mengklasifikasikan tingkat kelayakan usahatani berdasarkan hasil yang didapat dari pengukuran menggunakan metode kuantitatif.

  4. Dewi Susanti (D1B010068)
    Sugiyarti (D1B010082)
    Rima Maylani (D1B010079)

    JUDUL : AKTIVITAS KOMUNIKASI KELOMPOK ANTARA PPL DENGN PETANI PADA PROGRAM SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SL-PTT) PADI SAWAH DI KECAMATAN SEKERNN KABUPATEN MUARO JAMBI.

    OLEH :SITI KURNIASIH ANGKATAN 2007

    1. Dari skripsi yang kami ambil sebagai contoh,
     Perumusan masalahnya mempunyai batasan yang jelas. Hal ini karena objek yang diteliti tergambar dengan jelas dalam perumusan masalah yang dituliskan yakni menyebutkan tempat penelitian dan apa yang diteliti.
     Masalahnya tidak tidak dapat dihipotesiskan, karena perumusan masalah yang dikaji tidak membandingkan suatu yang dapat diukur.
     Masalah penelitian memiliki sumber yang jelas karena penelitian ini dilakukan mengenai program SL-PTT dari pemerintah yang memiliki sistem yang jelas sehingga memiliki data ataupun dokumen yang dapat dijadikan referensi bagi peneliti.
     Masalah yang ada dapat diukur dan memiliki alat ukur yang jelas. Didalam skripsi tertulis konsepsi pengukuran yang digunakan dalam penelitian secara deskriptif, contohnya : identitas petani responden.
     Masalah yang ada tidak memberi peluang bagi peneliti menggunakan alat analisis statistik. Sebab perumusan masalah tidak menggunakan hipotesis yang harus dibuktikan, melainkan yang dibahas tentang apa saja aktivitas komunikasi yang terjalin antar PPL dengan petani.
    Maka, kesimpulan yang kami dapatkan adalah perumusan masalah ini sudah benar.

    TUGAS 2
    Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis skripsi, penelitian menggunakan metode pengumpulan data bersumber pada data primer dan sekunder yang bersifat deskriptif. Sementara teori yang digunakan antara lain konsep komuikasi dan unsur-unsur komunikasi, konsep aktivitas kelompok, konsep penyuluhan pertanian, dan penyuluh pertanian lapangan. sedangkan metode penelitiannya adalah kuantitatif sebab dapat diklasifikasikan, bersifat konkrit, dan dapat teramati.

  5. Nama
    – Heryanto Gultom (D1B010051)
    – David Hutabarat (D1B010049)
    – Rudy Tambun (D1B010081)
    – M Adlin Chandra ( D1B010053)
    – Victor Marpaung (D1B010075)
    – Richi Sitorus ( D1B010058)

    Judul skrpsi : HUBUNGAN MOTIVASI KERJA PPL DENGAN PARTISIPASI PETANI DALAM PROGRAM PENYULUHAN DI BALAI PENYULUHAN KOTA JAMBI
    OLEH : SYUPER LEO NARDO (D1B204041)
    1. Apa latar belakang/ fenomena mengamati judul tersebut.
    Latarbelakang peneiliti melakukan peneilian tersebut adalah penulis mengetahui bahwa tingkat pengetahuan dan pendidikan petani di Jambi sangat rendah sehingga di butuhkan tenaga penyuluh yang bisa membawa inovasi terhadap pertanian di Jambi. Dan penulis ingin mengetahui bagaimana hubungan antara motivasi kerja PPL dan partisipasi petani dalam pelaksanaan penyuluhan dibalai penyuluhan kota Jambi.
    Karena di lapangan PPL melaksanakan kegiatan tidak bergerak sendiri karena berada di bawah struktur BPP dalam arti sebagai satu kesatuan oprasional penyuluh pertanian yang melembaga baik sebagai fasilitas untuk menjalankan fungsi mereka.
    Motivasi kerja PPL dengan petani adalah penyuluh di pandang sebagai mesin tetapi sebagai factor yang memenagkan daya saing di bidang pertanian, sehingga penyuluh di tuntut untuk memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan pekerjaan agar tujuan dari pertanian dapat di capai.
    Rumusan masalah dari focus pada PPl, yang dapat di lihat dari pertanyyan rumusan masalah.
    2. Apakah skripsi yang di amati merupakan penelitian explanasi atau penelitian deskritif.
    Mengunakan metode explanasi sebab terdapat pertanyaan bagaimana,apa,mengapa,dimana,siapa,kapan.

    3. Teori apa yang digunakan peneliti apakah kualitatif atau kuantitatif ?

    Penulis menggunakan teori Kuantitatif karena pada skripsi tersebuat ada 2 variabel yaitu variable yang mempengaruhi dan di pengaruhi. Yang menjadi variable mempengaruhi adalah Motivasi Kerja PPL dan variable yang di pengaruhi adalah Partisipasi Petani.
    Metode analisisnya mengunakan Uji Chi – Square. Peneliti juga mengunakan quisioner yang berbentuk skor. Dan Data yang di kumpulkan merupakan identitas petani.

  6. PRISKA HANDAYANI (D1B010063)
    YERMIANITA (D1B010067)
    NUR KHOFIFA OKTAVIA (D1B010085)
    URIP (D1B010088)
    SRI WAHYUNi (D1B010089)
    SYAMSUL BAHARI (D1B010090)

    TUGAS I
    JUDUL SKRIPSI
    analisis situasi
    kerawanan pangan
    Berdasarkan dimensi akses pangan di provinsi jambi

    FENOMENA YANG MELATARBELAKANGI RUMUSAN MASALAH
    Adanya surplus bahan pangan di Provinsi Jambi sehingga membuat penulis skripsi mengajukan rumusan masalah tersebut.

    MASALAH YANG MUNCUL
    SEHINGGA MEMBUAT RUMUSAN MASALAH
    1.Adanya surplus bahan pangan di Provinsi Jambi tidak menjadikan daerah Provinsi Jambi mempunyai kerawanan pangan yang rendah.
    2.Hal ini dapat dilihat dari tingginya kerawanan pangan di kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

    KESESUAIAN RUMUSAN MASALAH dalam SUMBER MASALAH dengan LITERATUR PEMBUATAN RUMUSAN MASALAH
    memiliki bobot operasional, yaitu: data mudah diperoleh dan mudah dianalisis.
    memiliki batasan masalah, yaitu:
    1.Kerawanan pangan.
    2.Akses pangan.
    3.Provinsi Jambi.
    Dapat dijadikan hipotesis, yaitu:
    1.Tidak terdapat pengaruh akses pangan terhadap kerawanan pangan (H0)
    2.Terdapat pengaruh akses pangan terhadap kerawanan pangan(H1)
    Memiliki sumber data yang jelas, yaitu dari BPS.
    Memiliki alat ukur yang jelas yaitu: rendah, sedang, dan tinggi.
    Mampu memberi peluang bagi peneliti untuk menguji melalui analisis statisktik, yaitu: metode deskriptif.

    TUGAS II
    TEORI YANG DIGUNAKAN DALAM PENELITIAN
    Dalam penelitian disini
    Peneliti menggunakan penjelasan deskriptif. Hal ini dapat dilihat dari tinjauan pustaka yang menggunakan metode analisis data deskriptif.

    METODE PENELITIAN YANG DIGUNAKAN
    Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif. Hal ini dapat dilihat dari cara peneliti menemukan fenomena untuk diangkat sebagai pengembangan teori dan dicirikan dengan hasil penelitian yang ditandakan dengan adanya pengukuran (tinggi, sedang, rendah).

    TEORI YANG DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN ACUAN:
    konsep pangan
    teori akses pangan
    teori kerawanan pangan

  7. Nama – Nama Kelompok :

    Nurmaida Malau D1B010086
    Sarnami Sitorus D1B010055
    Friska A. Tampubolon D1B010087
    Novalina sinurat D1B010073
    Wempi jungjungan sihite D1B009094

    Judul sikripsi : ANALISIS PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI PETANI TERHADAP PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH IRIGASI DI DESA SRI AGUNG KECAMATAN BATANG ASAM KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT.

    Oleh : LISA ADE PUTRI

    1) Apakah sikripsi tersebut tergolong penelitian deskriptif atau penelitian penjelasan (Explanation)?
    Jb : Sikripsi yang kami amati adalah tergolong dalam penelitian penjelasan (Explanation).
    Alasannya karena dalam sikripsi dijelaskan apa, mengapa dan bagaimana Pengaruh Factor Social Ekonomi Petani Terhadap Produksi Usahatani Padi Sawah Irigasi Di Desa Sri Agung Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

    2) Sikripsi yang kami amati menggunakan metode ilmiah Kuantitatif.
    Alasan : sebelum peneliti mulai kegiatan pengumpulan data, peneliti menjelaskan teori secara komprehensif. Uraian mengenai teori ini dipaparkan dengan jelas dan rinci pada desain penelitian. Teori menjadi kerangka kerja (framework) untuk keseluruhan proses penelitian, mulai bentuk dan rumusan pertanyaan atau hipotesis hingga prosedur pengumpulan data. Hal ini terbukti bahwa sebelum meneliti, peneliti mengumpulkan data dari BPS, membandingkan dengan teori dan selanjutnya melakukan penelitian.

    3) Fenomena yang melatarbelakangi peneliti dalam rumusan masalah tersebut, yaitu karena peneliti menemukan data melalui BPS bahwa adanya dinamika produktivitas usahatani padi sawah di Desa Sri Agung Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari tahun ke tahun khususnya di tahun 2005-2009 yang cenderung mengalami produktivitas yang tidak konstan.

    4) Apakah masalah yang di buat oleh peneliti dapat dikonseptualisasikan?
    Jwb : Dapat, karena ;
    • Masalah itu memiliki batasan yang jelas, yaitu peneliti membatasi dan memfokuskan dimana factor yang akan diteliti lebih lanjut meliputi luas lahan, modal kerja petani, penggunaan tenaga kerja, pengalaman usaha tani, tingkat pendidikan dan jumlah anggota keluarga.
    • Masalah penelitian itu dapat dihipotesiskan, karena peneliti menggunakan data yang sudah ada.
    • Masalah penelitian memiliki sumber data yang jelas seandainya dilakukan penelitian ulang, karena sikripsi tercantum jelas nama daerah dan data yang dikumpulkan dalam menyusun sikripsi melalui data BPS.
    • Dapat diukur sehingga dapat didesain alat ukur yang jelas.
    • Memberi peluang peneliti menggunakan alat analisis statistik yang jelas apabila diuji nanti karena dalam penentuan hasil produktivitas usahatani padi sawah menggunakan rumus-rumus statistik.
    Contoh : Perthitungan Thit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s