Laporan Tugas Kewirausahaan


Bagi Mahasiswa Poltekkes Jurusan Keperawatan..Laporan Akhir Praktek Kewirausahaan dikumpulkan dalam bentuk soft copy dan hard copy. Untuk soft copy dikirimkan melalui email ke alamat: zakkyf@gmail.com, paling lambat hari Kamis, 5 Januari 2012. Sedangkan untuk hard copy dapat dikumpulkan pada ketua kelas masing2x.

Dosen Pengampu MK. Kewirausahaan

Zakky Fathoni, SP, M.Sc

3 comments on “Laporan Tugas Kewirausahaan

  1. TUGAS
    KEWIRAUSAHAAN
    DOSEN PEMBIMBING: ZAKKY FATHONI, SP, M.Sc

    DISUSUN OLEH:
    KELOMPOK II:
    1. TRI DINANTI
    2. HOLILAWATI
    3. DINI MAULIDA YUSRA
    4. M. IRVAN FADILLAH
    5. BENNY BUDIANTO
    6. RAHMAT RIZKY SEPTIAN
    TINGKAT: III A

    POLITEKNIK KESEHATAN JAMBI
    JURUSAN KEPERAWATAN
    2011/2012

    USAHA PEKYEK ( TERI, KACANG DAN UDANG )

    1. LATAR BELAKANG
    Indonesia merupakan negara kepulauan yang sebagian besar luas wilayahnya merupakan pertanian dan perairan. Kacang, teri dan udang merupakan salah satu hasil pertanian dan perikanan yang banyak dihasilkan di Indonesia dan merupakan sumber protein hewani dan nabati yang banyak dikonsumsi masyarakat. Kacang, teri dan udang mudah didapat dengan harga yang relatif murah sehingga dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Kandungan protein yang tinggi pada kacang, teri dan udang dan kadar lemak yang rendah sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
    Pekyek adalah salah satu makanan ringan yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia terutama di jambi. Pekyek ini bisa di jadikan cemilan sehari-hari dan bisa juga menjadi teman nasi, bakso, soto dll.
    Proses pembuatan pekyek ini sangatlah sederhana dan mudah diusahakan. Di samping dapat diusahakan dengan peralatan modern, usaha ini juga dapat dijalankan dengan peralatan tradisional. Oleh sebab Itulah usaha pekyek banyak dilakukan oleh rumah tangga yang merupakan industri mikro.
    Dilihat dari aspek ekonomis, usaha pekyek merupakan bisnis yang sangat menguntungkan. Peluang pasar dalam negeri maupun ekspor untuk komoditi ini masih sangat terbuka. Hal ini dikarenakan pekyek merupakan konsuumsi sehari-hari masyarakat sehingga permintaan untuk pekyek relatif stabil bahkan cenderung mengalami kenaikan. Selain mampu meningkatkan pendapatan bagi pengusaha, usaha ini juga mampu membantu meningkatkan pendapatan penduduk sekitar yang akhirnya berpengaruh pada perekonomian daerah.
    Dilihat dari aspek sosial, usaha pekyek mempunyai dampak sosial yang positif. Industri kecil rumah tangga ini mampu menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Secara tidak langsung ini merupakan upaya penciptaan lingkungan kerja yang mengurangi jumlah pengangguran di suatu wilayah. Dilihat dari sisi dampak lingkungan, usaha pekyel tidak menimbulkan pencemaran Iingkungan. Limbah yang dihasilkan dari usaha ini hanyalah air sisa pembersihan yang tidak mengandung zat-zat kimia dan langsung meresap ke dalam tanah.

    2. BAHAN DAN ALAT-ALAT
    1. BAHAN
    • Tepung beras 3 bungkus
    • Kacang ½ kg
    • Teri ½ kg
    • Udang kering ½ kg
    • Bawang merah 3 siung
    • Bawang putih 6 siung
    • Kunyit 6 ruas jari
    • Kemiri 1 bungkus
    • Ketumbar 1 bungkus
    • Sagu 4 ½ ons
    • Minyak goreng 1 kg
    • Telur 3 buah
    • Garam secukupnya
    • Penyedap rasa secukupnya
    2. Alat
    • Kompor
    • Kuali
    • Sendok besar ( alat untuk menggoreng dan mencetak pekyek )
    3. Cara pembuatan
    Semua bumbu ( bawang putih, bawang merah, kunyit, kemiri, ketumbar dihaluskan) menjadi satu, masukkan tepung beras kedalam mangkok besar, masukkan air sampai tepung menjadi kental, masukkan sagu aduk rata, masukkan semua bumbu yang dihaluskan, masukkan garam, penyedap rasa dan telur, aduk rata. Setelah adonan dipisah menjadi tiga bagian, satu bagian untuk pekyek teri, bagian yang kedua untuk pekyek kacang dan yang ketiga untuk pekyek udang dan adonan siap di goreng sedikit demi sedikit.

    3. RINCIAN BIAYA
    NO NAMA BARANG JUMLAH BARANG HARGA
    BARANG SATUAN/ Kg JUMLAH
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14 TERI
    KACANG
    UDANG
    BAWANG MERAH
    BAWANG PUTIH
    KUNYIT
    KEMIRI
    KETUMBAR
    TEPUNG BERAS
    SAGU
    TELUR
    GARAM
    PENYEDAP RASA
    MINYAK GORENG
    3 ons
    3 ons
    3 ons
    3 siung
    6 siung
    6 ruas jari
    1 bgks
    1 bgks
    3 bgks
    4 ½ ons
    3 buah
    Secukupnya
    Secukupnya
    1 kg Rp. 45.000,-
    Rp.18.000,-
    Rp.100.000,-
    Rp.15.000,-
    Rp.10.000,-
    Rp.20.000,-
    Rp.500/ bgks
    Rp.500/ bgks
    Rp.5.500/bgks
    Rp.6000,-
    Rp.1000,-
    Rp.500,-
    Rp.1000,-/ 3 bgks
    Rp.11.000,-

    Rp.13.500,-
    Rp.5.400,-
    Rp.30.000,-
    Rp.1.500,-
    Rp.1.000,-
    Rp.2000,-
    Rp.500/bgks
    Rp.500/ bgks
    Rp.16.500,-
    Rp.3000,-
    Rp.3000,-
    Rp.500,-
    Rp.6000,-
    Rp.11.000,-
    JUMLAH Rp.94.400,-

    4. HARGA JUAL
    Kami menjual 1 Kg pekyek dengan harga Rp.50.000,-. Kami menawarkan pekyek ini dengan berbagai macam kemasan dari yang kemasan kecil, sedang dan besar. Kemasan kecil berisi 3 potong pekyek seharga Rp.1000,-/bgks, kemasan sedang berisi 15 potong pekyek seharga Rp.5.000,-/bgks, dan yang kemasan besar berisi 30 potong pekyek seharga Rp.10.000,-/bgks.

    5. TAFSIRAN KEUNTUNGAN YANG DIDAPAT
    Untuk satu adonan tepung beras yang dicampur dengan teri kami bisa mendapatkan 150 potong pekyek, dan adonan yang dicampur udang juga mendapatkan 150 potong pekyek, begitu juga dengan adonan yang dicampur kacang bisa mendapatkan 150 potong pekyek, jadi total semuanya yaitu 450 potong pokyek.
    Jika kami menjual dengan harga Rp1000/bgks dengan isi 3 pekyek, kami bisa mendapatkan 150 bungkus, total harga menjadi Rp.150.000,-. Jika di kurangi dengan modal yang kami keluarkan, keuntungan yang kami dapat yaitu Rp. 55.600,-

    6. SASARAN
    • Menitipkan diwarung disekitar rumah
    • Menitipkan dikantin kampus
    • Menawarkan keteman-teman
    • Menitipkan ditempak rumah makan

    7. Lokasi usaha
    Bertempat dirumah Tri Dinanti yaitu di :Jln.Kh.M saleh, Rt.04 Rw 02, NO.34, Kel. Tanjung Pasir, Kec. Danau Teluk, Kota jambi

    8. Laporan hasil usaha
    Membuat usaha pekye (teri,udang, dan kacang) , dalam 1 minggu 1x pembuatan pekye ini yang memakan dana Rp.94.400,- , dalam perhari penjualan kami laku ± 30 bungkus/hari yang harga satuannya Rp.1000,- dan 10 bungkus dg harga satuan Rp.5000,-. dalam 1x pembuatan pekye kami habis selama 3 hari, jadi total semua pekye yang terjual dalam harga satuan Rp.1000 sebanyak 90 bungkus total nya menjadi Rp.90.000, dan untuk pekye dengan harga satuan Rp.5000 sebanyak 30 bungkus totalnya menjadi Rp.60.000. jadi total keseluruhan uang yang kami dapat mencapai Rp.150.000 , jika dikurangi dg modakl Rp.94.400, keuntungan yang kami dapat mencapai Rp.55.600.

    NO Harga Pekyek Satuan Banyaknya Modal Pembuatan Jumlah hasil penjualan
    1

    2 Pekyek harga 1000

    Pekyek harga 5000 90 bungkus

    30 bungkus Rp.94.400 90 x 1000 = Rp. 90.000

    30 x 5000 = Rp. 30.000
    Total Keuntungan ( 1 x pembuatan )
    90.000 + 30.000 = 150.000,.
    150.000 – Rp.94.400 = Rp.55.600 Rp. 55.600,-

    9. Pendokumentasian

    10. PENUTUP
    Demikianlah Laporan Hasil Usaha Peyek Kacang, teri, udang ini kami buat.Kami menyadari masih banyaknya kekurangan meningat keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang masih sedikit. Semoga untuk kedepannyakami dapat menyajikan laporan dengan lebih baik.Usaha peyek kacang ini akan terus kami kembangkan sehingga menjadiusaha yang maju dengan berbagai inovasi dan differensiasi sehingga mampu bersaing dengan usaha lain. Mohon doa dan dukungannya. Terima kasih

    • Tugas
      Kewirausahaan
      “Proposal Wirausaha Bakso Ubi Goreng ”

      Dosen Pembimbing: Zakki Fathoni SP, Msc

      Disusun Oleh : Kelompok I
      Tingkat III A
      Aminatun Zuhriah
      Nurvita Sari
      Revi Nur Indah Sari
      Riska Widianti
      Yaumil Fadhilah

      Politeknik Kesehatan Jambi Jurusan Keperawatan
      Tahun Ajaran 2012/2013

      BAB I
      PENDAHULUAN

      A. Latar Belakang
      Dulu kewirausahaan hanya dapat dilakukan melalui pengalaman langsung dilapangan dan merupakan bakat yang dibawa sejak lahir yang dengan demikian kewirausahaan tidak dapat dipelajari dan diajarkan
      Di era globalisasi ini, semakin maraknya bisnis dibidang kuliner karena keuntungan yang cukup menggiurkan membuat masyarakat sudah mulai banyak yang membuka usaha di bidang kuliner.
      . Usaha Kuliner juga melihat bahwa manusia tidak akan terlepas dari makanan yang merupakan kebutuhan dasar manusia. Maka dari itu kami melihat peluang usaha dibidang kuliner dengan cukup menjanjikan keuntungan yang menggiurkan dengan modal usaha yang tidak terlalu memberatkan enterpreuer pemula.
      Usaha yang diberi nama “Bakso Ubi Goreng” ini merupakan usaha rumahan yang bergerak dibidang kuliner yaitu menyajikan bentuk lain dari ubi. Makanan ini diharapkan dapat dikonsumsi seluruh kalangan masyarakat. Dengan kandungan gizi didalamnya yang dapat dijadikan sumber makanan bergizi.

      B. Gambaran Umum Potensi Usaha
      Jika kita lihat secara umum kebanyakan mahasiswa berfikir hanya bisa dapat menghasilkan uang setelah menyelesaikan proses perkuliahan dan mendapat ijazah.
      Kiranya mahasiswa diharapkan dapat berfikir untuk melakukan usaha agar mampu memberikan manfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya. Sedangakan kita mengetahui bahwa makanan adalah merupakan kebutuhan yang mendasar bagi manusia dan semakin marak dan berkembangnya usaha kuliner pada saat sekarang ini, maka yang akan telintas pertama kali di benak kita adalah mengenai bagaimana menciptakan sebuah unit usaha bisnis yang prospektif dan menguntungkan dalam jangka pendek dan jangka panjang sebagai tempat untuk melakukan investasi.
      Salah satu bentuk usaha bisnis yang bisa dijalankan adalah dengan membuat makanan-makanan ringan dengan tetap memperhatikan nilai kandungan gizi didalamnya. dan tidak terlalu membutuhkan biaya yang besar tetapi memiliki prospek usaha yang cukup bagus jika benar-benar ditekuni dan dilakukan dengan penuh inovasi.
      C. Nama Usaha
      Usaha ini diberi nama “Bakso Ubi Goreng” yang menawarkan beraneka rasa makanan donat.

      D. Tujuan Usaha
      Tujuan mendirikan usaha ini adalah sebagai berikut :
      1. Memenuhi status gizi kesehatan
      2. Memberikan warna dan kreativitas baru dalam usaha kuliner.
      3. Membuta inovasi terbaru dibidang kuliner.
      4. proses pembelajaran dan pengalaman dalam merintis sebuah usaha.

      E. Waktu dan Tempat Usaha
      Usaha ini akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2012 dan akan diproduksi di rumah salah satu anggota kelompok yaitu Revi Nur Indah Sari.

      F. Strategi Pemasaran
      Produk ini akan dipasarkan dengan menitipkan ke warung-warung yang berada di sekitar buluran dan dijual langsung kepada mahasiswa, dosen dan staf yang berada di lingkungan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jambi serta dijual kepada masyarakat yang tinggal dibuluran kenali.

      BAB II
      ORGANISASI DAN RINCIAN BIAYA

      A. Organisasi
      1. Nama Usaha : BAKSO UBI GORENG
      2. Nama Anggota : berjumlah 5 orang
      a. Aminatin Zuhriah
      b. Nurvita Sari
      c. Revi Nur Indah Sari
      d. Riska Widianti
      e. Yaumil Fadhilah

      B. Pemasaran
      1. Produk yang Dipasarkan : Makanan Ringan
      2. Sasaran Konsumen/Pembeli : Masyarakat, Mahasiswa, Dosen, Staf
      3. Wilayah Pemasaran : Kampus Keperawatan dan Kebidanan, SD 74/IV Kec.
      Jelutung, Perumahan Artauli II Palmerah Lama
      4. Rencana Penjualan : Oktober 2012
      5. Penetapan Harga Jual : Rp. 1.500/buah (Harga Pas)

      C. Teknik Produksi/Operasi Usaha
      1. Kapasitas Produksi : Bakso Ubi Goreng
      2. Persediaan Bahan Baku : Lengkap dan tersedia
      3. Fasilitas dan Sarana Produksi : Keunggulan terjamin dan Halal
      4. Masa Implementasi : 1 Bulan
      5. Dampak Lingkungan : Strategis

      D. Rincian Biaya
      1. Pengeluaran
      No Nama Barang Jumlah Barang Harga
      a.

      b.

      Alat :
      1) Wajan
      2) Kompor
      3) Spatula
      4) Baskom
      5) Panci
      6) Saringan Penggorengan
      7) Sarung Tangan Plastik
      8) Pisau
      9) Pandalan
      Bahan :
      1) Ubi kuning
      2) Gula pasir
      3) Tepung kanji
      4) Bawang bombay
      5) Bawang merah
      6) Kecap manis
      7) Ayam
      8) Minyak goreng
      9) Merica, garam
      10) Minyak Tanah
      Total

      1 kg
      2 sdm
      300 gram
      100 gram
      10 btr
      1 bungkus
      500 gram
      1 ltr
      1 sdt
      1 liter

      Rp. 5.000,-
      Rp. 2.000,-
      Rp. 3.000,-
      Rp. 2.000,-
      Rp. 2.000,-
      Rp. 1.000,-
      Rp. 13.000,-
      Rp. 13.000,-
      Rp. 2.000,-
      Rp. 10.000,-
      RP. 50.000.-

      2. Pemasukan
      Pemasukan usaha ini didapatkan dari penjualan Bakso Ubi Goreng yang di produksi sebanyak 60 buah/ hari dengan rincian : Rp. 1.500/buah x 60 = Rp. 90.000.
      3. Sumber Dana
      Dana dalam usaha ini diperoleh dari hasil sumbangan anggota kelompok usaha sebesar Rp. 10.000,-/orang x 5 orang = Rp.50.000,-

      4. Jadwal kegiatan selama 1 minggu

      No HARI/TANGGAL JAM AKTIVITAS
      1. Jumat, 05-10-2012 11.00 Wib Membeli bahan-bahan untuk satu kali produksi
      2. Jumat, 05-10-2012 15.00 WIB Produksi Bakso Ubi Goreng sebanyak 60 buah
      3. Sabtu, 06-10-2012 07.00 Wib Berjualan Bakso Ubi Goreng sebanyak 60 buah di kantinSD 74/IV Kec. Jelutung
      4. Sabtu, 06-10-2012 14.00 Wib Membeli bahan-bahan untuk produksi hari Minggu dan Senin
      5. Minggu, 07-10-2012 19.00 Wib Produksi Bakso Ubi Goreng Sebanyak 60 buah
      6. Senin, 08-10-2012 08.00 Wib Berjualan Bakso Ubi Goreng 40 buah di kampus Keperawatan, dan 20 buahnya di titipkan ke melalui teman di kampus kebidanan
      7. Senen, 08-10-2012 16.00 Wib Produksi Bakso Ubi Goreng sebanyak 60 buah
      8. Selasa, 09-10-2012 07.00 Wib Berjualan Bakso Ubi Goreng di kantin SD 74/IV Kec. Jelutung sebanyak 60 buah
      9. Selasa,09-10-2012 14.00 Wib Membeli bahan-bahan untuk produksi hari Rabu dan Kamis
      10. Rabu, 10-10-2012 13.00 Wib Produksi Bakso Ubi Goreng sebanyak 60 buah
      11. Rabu, 10-10-2012 16.00 Wib Berjualan Bakso Ubi Goreng di sekitar perumahan Arta Uli 2 Paal Merah Lama
      12. Rabu, 10-10-2012 19.30 Wib Produksi pesanan Bakso Ubi Goreng sebanyak 60 buah untuk SD 74/IV Kec. Jelutung
      13. Kamis, 11-10-2012 07.00 Wib Ngantar pesanan Bakso Ubi Goreng ke SD 74/iv Kec. Jelutung

      5. Laporan hasil usaha
      Membuat usaha bakso ubi goreng, dalam 1 minggu 5x pembuatan bakso ubi goreng yang memakan dana Rp. 120.000,- sudah termasuk bahan yang tidak habis pakai seperti kecap, gula pasir, merica dan garam. Dalam perhari penjualan kami laku 60 buah/hari yang harga satuannya Rp.1500,-. Jadi 60 X 1500 = 90.000 untuk satu hari penjualan, total semua nya dalam 5 hari sebanyak Rp. 450.000,- . Jika dikurangi dg modal Rp.120.000, keuntungan yang kami dapat mencapai Rp. 330.000,- bagi hasil dengan kelompok sebanyak 5 orang, perorang mendapatkan keuntungan sebanyak Rp.66.000,-.
      6. Pendokumentasian

      Gambar 1, Proses pembuatan Bakso ubi kuning.

      Gambar 2, Hasil pembuatan bakso ubi yang siap dipasarkan.

      Gambar 3, pemasaran di perumahan artauli II

      Gambar 4, pemasaran di perumahan artauli II

      Gambar 5, pemasaran bakso ubi goreng di kampus keperawatan

      Gambar 6, Pesanan bakso ubi ungu guru SD 74 jelutung

  2. PROPOSAL
    PUDING NANGKAH
    NAMA KELOMPOK :
    • M HENIZOR
    • M SOLIHIN
    • MURNIERIKA
    • RENINOVIANTI
    • RUSTAM
    POLITEKNIK KESEHATAN JAMBI
    JURUSAN KEPERAWATAN
    2011/2012

    PENGERTIAN

    Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus) adalah salah satu jenis buah yang paling banyak ditanam di daerah tropis. Buah ini cukup terkenal di seluruh dunia. Dikenal dengan sebutan ‘jackfruit’.

    Tanaman ini diduga berasal dari India selatan yang kemudian menyebar ke daerah tropis lainnya, termasuk Indonesia.Rasanya manis legit serta renyah, Aromanya pun harum segar, Buah Nangka yang matang seringkali dimakan dalam keadaan segar, dicampur dalam es, dihaluskan menjadi minuman (jus), atau diolah menjadi aneka jenis makanan daerah: dodol nangka, kolak nangka, selai nangka, nangka-goreng-tepung, keripik nangka, dan lain-lain. Nangka juga digunakan sebagai pengharum es krim dan minumnan, dijadikan madu-nangka, konsentrat atau tepung. Biji nangka dikenal sebagai “beton”, dapat direbus dan dimakan sebagai sumber karbohidrat tambahan.

    KANDUNGAN GIZI
    Buah Nangka mempunyai kandungan gizi yang tinggi, 100 gram buah nangka memiliki 106 kalori, 27,6 gram karbohidrat dan 1,2 gram protein. Namun sebaiknya jangan berlebihan makan buah yang manis enak ini karena akan menimbulkan banyak gas dalam perut.

    Dengan kandungan nutrisinya yang banyak, buah jenis ini memberikan beragam manfaat untuk kesehatan, antara lain:
    1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh
    Buah nangka sumber vitamin C dan antioksidan yang sangat baik, untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan fungsi sel darah putih.
    2. Kurangi resiko jantung dan stroke
    Buah yang kaya akan kalium ini baik untuk mengontrol tekanan darah dan bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan stroke. Selain itu, juga baik untuk menjaga keseimbangan elektrolit.
    3. Proteksi terhadap kanker
    Buah nangka mengandung fitonutrien seperti lignan, isoflavon, dan saponin yang membentuk proteksi tubuh melawan timbulnya sel kanker.
    4. Menjaga kesehatan kulit
    Nangka memiliki kandungan vitamin A dan antioksidan yang tinggi, yang baik untuk menjaga dan memelihara kesehatan kulit.
    5. Penambah energi
    Buah nangka mengandung gula alami seperti fruktosa dan sukrosa. Daging buahnya yang empuk, manis, legit dan renyah membuat tubuh segar kembali.
    6. Mengoptimalkan fungsi tubuh
    Buah nangka mengandung mineral seperti mangan, zat besi, vitamin B6, niasin, asam folat yang berfungsi untuk mengoptimalkan fungsi tubuh.

    Bahan :
    • 1 bungkus agar-agar putih , dilarutkan dengan100 ml air
    • 1/3 -1/2 kaleng susu kental manis putih
    • 200 gr gula pasir
    • 650 gr nangka tanpa biji diblender dg 200 ml air sampai halus
    • ¼ sdt garam
    • 1 sachet vanili
    • 700 ml air
    Cara membuat :
    1. Semua bahan dicampur jadi satu lalu aduk sampai benar-benar rata
    2. kemudian masak diatas kompor sampai mendidih (sambil diaduk terus supaya busanya hilang).
    3. Setelah itu angkat cetak sesuai selera, dinginkan, lalu simpan dalam kulkas biar lebih mantab.

    RINCIAN BIAYA
    • Nangkah 1 buah : Rp. 20.000
    •Biaya bahan baku keseluruhan : Rp.63.000
    JUMLAH : Rp. 83.000,00

    PRODUKSI DALAM SEHARI
    • 50 cup

    HARGA PENJUALAN/CUP
    • Rp. 200/ cup
    HASIL PENJUALAN
    • 50 cup X 2000/cup = Rp.100.000,00

    100.000 – 83.000 = Rp. 22.000
    Keuntungan : Rp.22.000, dalam sekali penjualan dengan 50 cup ”PUDING NANGKAH”
    LOKASI PENJUALAN
    • TELANAI di depan kantor DPR
    • RSUD. RADEN MATTAHER JAMBI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s